Rabu, 14 September 2011

ALLAH SAKIT HATI

baca deeh; Yeremia 25:7

Hanya masalah tidak mendengar, maka umat Israel harus membayar harga yang sangat mahal: jatuh dalam pembuangan selama 70 tahun di Babel (katanya sie gitu,, hehe).

Allah juga memakai Nebukadnezar untuk menindas habis umat kesayangan-Nya. Ketika menekuni jalan-jalan yang jahat, sesuai dengan kehendak hati sendiri menjadi keputusan Israel, untuk memberontak kepada Allah.

Ketika kita berani menduakan iman dengan sujud kepada illah lain sebagai pilihan terberani kita. Itu sama dengan membuka konfrontasi dengan segala otoritas Allah.

Sementara kita dekat banget ama yang namanya rasa "sakit hati", dan sering mengedepankan rasa itu. Sebagai alasan kita untuk menolak ketaatan kepada Tuhan dalam perjalan iman kita.
Tapi, taukah kita, bahwa Allah sakit hati ketika kita punya keberanian untuk menolak aturannya? dan Menduakan Dia?

Sakit hati Allah, manakala kita menduakan Dia dengan apapun juga di hidup kita, ketika pekerjaan menjadi lebih penting dari pada Tuhan, ketika keluarga menjadi lebih penting dari pada Tuhan, ketika cinta kepada diri sendiri lebih besar daripada kepada Tuhan, itulah saatnya kita berjalan mundur dari kuasa-Nya yang penuh kemuliaan dan kekayaan dan membuka tangan bagi bencana dan kemiskinan.

Jangan katakan kalau kamu mau tinggal, dalam keadaan yang mengerikan dan ketandusan, sehingga suara sukacita dan kegirangan di hempaskan dari kita.
 
Dekat terus ama Yesus, ingat 'take Jesus in the first place on your life'
So, Cintailah Yesus lebih dari segalanya.
(mulya)



::mulyahermawan::

FEAR FACTOR !!!


baca deh: 1 Samuel 17:40-57
liat juga "2 Timotius 1:7"..

Dulu di TV sempat ada acara 'Fear Factor'. Di acara itu peserta ditantang lakuin hal-hal aneh bin ajaib kayak makan otak sapi, jalan di ketinggian, maka kecoa, dll.
Tapi hadiahnya gede booo... banyak orang yang berhasil en menang tapi banyak juga yang mundur sebelum mencoba.

Hidup kita juga sebenarnya 'fear factor'. Kita sering dihadapin sama tantangan aneh bin ajaib.
Kalau kita mau maju terus, kita bakal dapat hasil luar biasa.
Tapi kalau mundur, ya...yu babay deeh.. hehehe,,,

Daud contoh orang yang menang 'fear factor'nya. Biar gak ada pengalaman, dia berani hadapi Goliat, karena dia tahu Tuhan ada bersama dia. Jadi modal kita buat lewatin 'fear factor' kita adalah sadar kalu Tuhan ada bersama kita. Dengan gitu, semua bakal bisa kita lewati.
So, Jangan takut hadapin 'Fear Factor' Kita. (+gf)

eHm... Ttap semangat sukacita, n dekat terus dgn Tuhan yaa..
Keep growing n never give up!  GBU..
(add-mulya)